Cara Mereview Junal

Cara Mereview Junal


     iniilmu.com, akan berbagi Cara Mereview Jurnal-, Jurnal adalah tulisan  khusus yang mengandung data dan informasi yang di tulis menggunakan kaidah-kaidah penulisan ilmih. Mereview jurnal merupakan kegiatan untuk mempermudah dalam memahami inti dari sebuah penelitian yang telah dilakukan. 
    

Hal-hal yang Perlu dilakukan Saat Mereview Jurnal

  1. Mencari Jurnal yang sesuai dengan topik yang akan dibahas
  2. Membaca secara keseluruhan isi dari jurnal tersebut.
  3. Menulis kembali isi dari jurnal dengan kata-kata atau bahasa sendiri.

Cara Mempermudah Mereview Jurnal

  1. Pilihlah Jurnal yang memiliki halaman yang sedikit, karena kalian dapat menggunakan kalimat pada berisi tetapi singkat, hal tersebut dapat menyelesaikan review jurnal dengan waktu yang cepat dan dapat memperindah review jurnal kalian.
  2. Pilih Jurnal yang Ringan dan banyak mengandung nilai-nilai positif,  Pemilihan jurnal yang banyak mengandung nilai positifnya agar penilai lebih condong ke nilai yang baik  karena mendengar kelebihannya saja kalian dapat menambahkan sedikit opini di review.
  3. Pilih Jurnal yang Sering di Review, dengan memilih jurnal yang sering di review oleh orang lain dapat menghemat waktu kita, karena terdapat banyak contoh tentang review jurnal tersebut sehingga kalian dapat banyak referensi dari contoh-contoh tersebut dan dapat di kembangkan.

Contoh Mereview Jurnal

Judul
APLIKASI SISTEM PAKAR DETEKSI DINI PADA PENYAKIT TUBERKULOSIS
Jurnal
Jurnal Algoritma
Download
http://jurnal.sttgarut.ac.id/index.php/algoritma/article
Volume & Halaman
Vol.09
Tahun
2012
Penulis
Wenny Widiastuti, Dini Destiani & Dhami Johar Damiri
Reviewer
M.Fahrial Agustian
Tanggal
02 September 2018




Abstrak
Jurnal yang berjudul “ Aplikasi Sistem Pakar Deteksi Dini Pada Penyakit Tuberkulosis” ini berisi tentang perancangan aplikasi system pakar untuk melakukan deteksi dini penyakit TBC yang dapat digunakan untuk membantu dokter memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang bahaya yang ditimbulkan penyakit tuberculosis.

Abstrak yang disajikan penulis hanya menggunakan satu Bahasa yaitu Bahasa Indonesia. Secara keseluruhan abstrak in langsung menuju ke topic pembahasan dalam jurnal ini, tentang sistem pakar unutk penyakit TBC.
Pengantar
Di dalam paragraf pertama, penulis menegeaskan bahwa komputer merupakan perangkat yang sangat membantu pekerjaan manusia. Di dalam dunia medis dengan teknologi berbasis pengetahuan, fakta dan penalaran yang dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah dalam berbagai disiplin ilmu diantaranya adalah masalah deteksi dini. Saya sangat setuju dengan pendapat tersebut. Kemudia di paragraf kedua penulis mengatakan bawah tuberculosis atau TBC adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TB ( Mycobacterium Tuberculosis ) yang dapat menyerang siapa saja, terutama menyerang usia produktif atau masih aktif bekerja ( 15 – 50 tahun ) dan anak-anak. Di dalam paragraf selanjutnya penulis menuliskan perancangan aplikasi ini dibuat menggunakan Bahasa pemrograman Borland Delphi versi 10 dan database Microsoft Access 2003. Dan di dalam paragraf terakhir penulis menuliskan tujuan dilakukan penelitian ini untuk merancang aplikasi sistem pakar untuk melakukan deteksi dini penyakit TBC.
Pembahasan
Pada bagian pembahasan, penulis membagi sub pokok bahasan menjadi lima bagian, yaitu :
        Representasi Pengetahuan. Sistem sebagai pakar untuk menangani penyakit TBC memerlukan pengetahuan yang memadai untuk mendiagnosis penyakit yang diderita oleh pasien.
        Diagram Konteks
        DFD Level 0 Sistem Pakar Deteksi Dini Penyakit TBC pada dewasa
        ERD ( Entity Relationship Diagram )
        Struktur Menu Program
Dalam sub pokok pembahasan diatas penulis menjelaskan dengan sangat rinci bagaimana sistem dirancang dengan menggunakan metode-metode yang telah disebutkan didalam jurnal. Pembahsan yang dijelaskan oleh penulis lumayan mudah dipahami maksud dan tujuannya oleh pembaca.

Simpulan
Pada bagian kesimpulan, penulis memnuktikan dan menjelaskan respon setelah dilakukan penyuluahan dilapangan oleh kader TB maysrakat. Dengan dibuatnya aplikasi sistem pakar ini dapat membatu dokter untuk melakukan deteksi dini terhadap penyakit TBC. Pada bagian kesimpulan ini penulis cukup baik dalam menjelaskan hal-hal penting dalam sub-sub pembahasan.
Kekuatan penelitian
1.      Bahasa yang digunakan oleh penulis mudah dipahami maksud dan tujuannya.
2.      Menggunakan metode dan analisi yang tepat.
Kelemahan penelitian
Penulis kurang lengkap dalam menyimpulkan hasil dari pembahasan yang terdapat di dalam jurnal.

You might also like

0 Comments


EmoticonEmoticon

About